Jenis-Jenis Tang: Fungsi, Bentuk, Ukuran, Kegunaan

Sebagian orang mungkin menganggap bahwa semua jenis tang memiliki fungsi yang sama, hanya saja bentuknya bermacam-macam, padahal faktanya tidak demikian.

Sangat penting untuk mengetahui dan memahami berbagai jenis tang agar bisa menyelesaikan berbagai jenis pekerjaan teknik dengan sempurna.

Ada tang yang digunakan untuk mencengkeram, memposisikan baut, mengencangkan, mengendorkan, dan bahkan ada juga yang hanya untuk memotong elemen logam tertentu. Jadi apa saja jenis-jenis tersebut? Inilah macam-macam jenis tang dan fungsinya:

1. Tang Kombinasi

Tang jenis ini adalah yang paling banyak ditemukan di rumah-rumah karena fungsinya yang beragam persis seperti namanya. Bentuk tang ini saat direnggangkan akan sangat mirip dengan huruf X.

Ujung kepala tang memiliki bentuk lancip yang terbuat dari logam baja atau besi, dan bagian pegangan (handle) umumnya dibuat dari bahan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik atau panas (isolator).

Fungsi Tang Kombinasi

Contoh bahan isolator adalah plastik keras atau karet. Sedangkan dalam hal fungsi, ini dapat digunakan untuk:

  • Bagian paling ujung yang bergerigi dapat digunakan untuk memotong, menjepit, dan mengupas kulit kabel.
  • Bagian ujung juga berfungsi dengan baik untuk menjepit benda-benda yang tidak aman untuk disentuh langsung seperti instrumen listrik.
  • Bagian setelah gerigi (yang bisa diregangkan) dapat untuk menahan paku atau sekrup, dan jika perlu dapat digunakan untuk melonggarkan atau mengencangkan mur.

Dapat digunakan untuk membuka kepala aki mobil atau penutup lain yang susah dibuka dengan tangan kosong.

Beberapa merek tang kombinasi dilengkapi dengan magnet di bagian ujungnya sehingga tang juga bisa digunakan untuk menarik logam.

2. Tang Cucut

Jenis tang yang satu ini memiliki ujung runcing dan lancip yang berfungsi dengan baik untuk menjepit atau memotong kabel dan untuk mengelupas / memotong / membengkokkan kawat atau pelat lunak lainnya.

Fungsi Tang Cucut

  • Tang ini juga sangat berguna untuk menjangkau celah mesin atau ruang sempit lainnya yang tidak dapat dijangkau dengan tangan atau jari.

3. Tang potong

Tang potong memiliki fitur kepala yang relatif pendek jika dibanding dengan dua jenis tang sebelumnya, yang dalam istilah Bahasa Inggris biasa disebut cutting pliers.

Namun tang ini juga dikenal dengan banyak nama berbeda, seperti tang potong samping, tang jepit, tang potong diagonal, tang pemotong kawat, dan bahkan ada yang menyebut tang tukang listrik.

Fungsi Tang Potong

  • Alat kecil ini awalnya memang dirancang khusus untuk tukang listrik untuk memotong kabel, tapi karena sangat berguna, seiring waktu tang ini juga digunakan untuk memotong besi, baja, kawat, dan aluminium.
  • Bagian kepala tang ini didesain tajam sehingga bisa memotong dengan akurat dan bahkan juga presisi jika pengguna memiliki teknik pemotongan yang bagus.

4. Tang kakatua

Fungsi utama tang dengan nama salah satu burung ini adalah untuk membantu menahan dan mencabut atau menarik paku atau benda lain apapun yang menancap kuat di permukaan kayu atau lainnya.

Sebagian orang juga menyebut tang ini dengan nama gunting kawat, karena dapat digunakan untuk memotong kawat atau kabel berukuran besar.

5. Tang Circlip

Tang circlip biasa disebut tang penjepit jika di Tanah Air, dan kadang juga dikenal sebagai tang snap ring, yang fungsi utamanya adalah melepas atau membuka ring pengunci yang biasa terdapat pada piston mobil.

Berdasarkan bentuk bagian ujungnya, tang circlip masih dibagi lagi menjadi dua jenis, yaitu tang snap ring luar (out) dan tang snap ring dalam (In).

6. Tang Pompa Air

Jenis tang dengan bentuk unik ini dirancang khusus untuk mencengkeram kunci pada pompa air. Ujung kepala tang ini bergerigi mirip seperti tang kombinasi tapi dengan bentuk melengkung.

Bagian kepala tang ini terbuat dari baja, dan pegangan / gagangnya terbuat dari bahan yang sama tapi dengan dilapisi plastik agar lebih nyaman saat digunakan.

Tang pompa air tersedia dalam berbagai ukuran mulai dari 4-16 inci panjangnya. Beberapa merk bahkan memiliki 7 setelan berbeda sehingga satu tang dapat digunakan untuk berbagai ukuran kunci pompa air.

7. Tang pengunci

Disebut juga dengan kunci pas tang atau tang kunci pas tuas, tang ini didesain dengan tuas ganda. Tang ini diproduksi dengan bentuk kepala melengkung seperti huruf C.

Ada yang bagian dalam kepalanya bergerigi tapi ada juga yang polos. Tang ini serbaguna karena dapat digunakan sebagai pengganti kunci pas.

8. Tang Crimping

Jika tang jenis lain identik dengan dua ujung lancip yang bisa diregangkan, tang crimping justru memiliki kepala berbentuk kotak dan seperti ada lubang di bagian tengahnya.

Fungsi Tang Crimping

  • Tang crimping adalah perangkat khusus yang digunakan untuk memasang konektor ke ujung telepon atau kabel jaringan, seperti konektor RJ-11 dan RJ-45.
  • Setelah salah satu kabel dikelupas, kabel dan konektor dimasukkan ke dalam tang crimping dan tang akan ditekan untuk meremas konektor dengan kabel bersama-sama.
  • Pada akhirnya, kabel dan konektor terhubung dengan kuat. Ukuran tang ini mirip seperti jenis tang lainnya, tapi bentuk kepalanya sangat berbeda karena fungsi yang sudah disebutkan tadi.

9. Tang Rivet

Tang rivet adalah tang yang paling banyak digunakan oleh pembuat rak, lemari, atau mebel lain yang terbuat dari stainless atau seng.

Fungsi Tang Rivet

  • Fungsinya adalah untuk menancapkan paku rivet ke permukaan stainless atau seng.

10. Tang Buaya

Disebut demikian karena bagian kepala tang ini terlihat seperti moncong buaya. Sedangkan fungsinya adalah untuk menjepit benda kecil bulat seperti kepala baut atau mur.

11. Tang Krone

Tang krone adalah suatu alat pelubang yang kadang juga disebut alat IDC. Tang kecil ini biasa digunakan oleh teknisi telekomunikasi dan jaringan untuk menyambungkan atau memasang kabel telepon pada LSA.

Menjadi salah satu alat yang paling sering digunakan, jenis tang ternyata cukup beragam dan dengan fungsi berbeda-beda. Pastikan untuk hanya memilih tang yang paling sesuai dengan jenis pekerjaan Anda.

Leave a Comment