Pengertian Conveyor: Fungsi, Jenis, Kegunaan

Perkembangan zaman selalu menghadirkan banyak inovasi kreatif tercanggih untuk mempermudah berbagai hal. Kemudahan tersebut demi menciptakan efisiensi agar dapat melakukan pekerjaan yang lebih menghasilkan. Salah satunya seperti conveyor yang sering digunakan dalam sebuah perusahaan.

Contents

Pengertian Conveyor

Conveyor adalah alat yang dipakai untuk membantu memindahkan atau mengangkut barang. Conveyor merupakan alat transportasi angkutan barang. Mulai dari yang memiliki ukuran kecil sampai besar dan kapasitas ringan atau berat.

Sekarang ini, conveyor tidak hanya digunakan di sebuah perusahaan saja. Ada banyak usaha lain yang memakainya untuk kemudahan berbagai pekerjaan. Hal itu tak lepas dari kegunaannya yang sangat dibutuhkan.

Fungsi Conveyor

Keberadaan conveyor tersebut sangat membantu dalam memindahkan barang dengan jumlah banyak sekaligus tanpa harus bolak-balik serta menghemat waktu.

Apa saja kegunaan dari alat pengangkut tersebut? Simak penjelasan berikut:

  • Menghemat waktu dan tenaga dalam memindahkan barang yang ringan maupun berat.
  • Mempercepat perpindahan barang tanpa disentuh manusia.
  • Meminimalisir sentuhan pekerja untuk membuat produk tetap higienis.
  • Dapat mengangkut barang secara bersamaan.
  • Bahkan treadmill yang digunakan untuk berolahraga juga menggunakan sistem konveyor.

Jenis Conveyor

Alat transportasi pengangkut barang (conveyor) memiliki bentuk, ukuran dan kegunaan yang beragam tergantung jenisnya. Conveyor biasanya bekerja dengan dukungan tenaga motor, gravitasi atau bisa secara manual.

Meskipun memiliki bentuk dan ukuran yang beragam, conveyor umumnya berbentuk bingkai panjang yang menopang sabuk, rol atau roda. Setelah membahas pengertian dan fungsi dari conveyor, mari langsung ke penjelasan macam-macam conveyor yang sering digunakan dalam berbagai usaha.

1. Roller Conveyor

Sesuai dengan namanya, conveyor ini berbentuk Roller paralel dengan berbagai ukuran seperti jembatan yang memanjang untuk mengantarkan barang atau produk. Cara kerjanya bisa dengan gaya gravitasi bumi, ditarik dan ada yang didorong.

Roller conveyor didesain khusus tergantung barang apa yang akan diangkut. Hal tersebut tentu mempengaruhi bahan yang digunakan. Bisa berupa karet, logam, plastik dan lainnya.

2. Belt Conveyor

Conveyor belt dilengkapi dengan sabuk yang berguna untuk menopang barang yang akan dibawa agar tetap pada posisinya. Bahan yang dipakai pun beragam. Jika membawa produk yang panas, maka harus menggunakan bahan dari logam.

Sistem kerja dari konveyor sabuk menggunakan putaran yang terhubung pada drum (pulley). Conveyor jenis ini banyak digunakan dalam perusahaan yang mengangkut produk berat. Adapun kelebihannya bisa dilihat dalam penjelasan berikut!

  • Kapasitas beban dapat diatur.
  • Memiliki muatan tinggi.
  • Dapat beroperasi di kemiringan dengan sudut 18 derajat.
  • Kecepatan yang bisa diatur hingga 600 ft/m.
  • Bisa beroperasi naik dan turun.
  • Sabuk penahan plat membuat barang yang diangkut lebih aman.
  • Perawatan mudah.

3. Powered Roller (Roller Bertenaga)

Selanjutnya, ada conveyor jenis roller bertenaga. Biasanya digunakan dalam pembuatan besi, makanan, dan pengemasan yang membutuhkan tenaga. Bahan yang dipakai juga menyesuaikan dengan kapasitas produk yang dibuat.

4. Apron Conveyor

Perusahaan yang memiliki kinerja perpindahan barang berat dengan muatan hingga kecepatan maksimum 100 ft/m pasti menggunakan konveyor jenis Apron. Selain itu, meski membawa beban berat, conveyor slat tetap dapat beroperasi di kemiringan sampai 25 derajat. Dapat juga dipakai untuk bahan kasar, besar dan berminyak.

5. Ball Transfer (Transfer Bola)

Pengangkutan yang membutuhkan multi-arah untuk mentransfer jalur pengerjaan satu arah ke yang lainnya membutuhkan sistem ball cast mounted. Hal ini memungkinkan penanganan dapat bekerja dengan baik.

6. Magnetik

Perpindahan produk jenis konveyor ini menggunakan magnetik chip yang dapat bergerak secara horizontal atau vertikal. Sistem kerjanya sesuai dengan plat stasioner yang dipasang di bawah magnet.

7. Bucket Conveyor

Conveyor bucket atau sering disebut elevator bucket ini memakai wadah multi-sisi yang ada pada kabel, belt atau rantai yang akan mengantarkan barang. Produk yang diangkut dapat berupa benda cair atau kering, seperti beras, gula pasir, kacang-kacangan dan lumpur.

Muatan yang bisa diangkut elevator bucket 100 ton/jam. Dengan kemiringan curam melebihi chain conveyor. Cara kerjanya yaitu dengan timba yang digerakkan oleh rantai dengan bentuk beragam sesuai fungsinya.

8. Pneumatic Conveyor

Conveyor pneumatic bekerja dengan menghubungkan pompa dengan sedotan yang akan mengangkut barang dan menghisap produk melewati selang yang bisa di pindah arahnya. Meski sistem kerjanya diangkut melalui aliran udara, kotoran atau debu yang menempel akan dimasukkan pada mesin penyaringan. Dengan begitu, produk yang membutuhkan kebersihan tinggi akan tetap higienis.

Pneumatic sangat cocok digunakan dalam pengangkutan produk jadi atau bahan makanan untuk menghindari zat beracun seperti timbal dan sebagainya. Alat yang umumnya dipakai dalam konveyor ini adalah pompa (sebagai penghasil udara), cyclone untuk memisahkan partikel yang berukuran besar, dan bag filter sebagai penyaring debu.

9. Drag Atau Chain

Conveyor Chain memiliki beberapa jenis, yaitu chain sliding dan rolling. Pergerakannya memiliki bagian yang sedikit. Cara kerjanya menggunakan rantai yang disambungkan tanpa putus supaya dapat menarik unit penggerak.

Akan tetapi, jenis conveyor chain sudah jarang digunakan karena perawatannya yang cukup sulit serta sering terjadi masalah pada mesinnya. Namun sangat cocok jika digunakan untuk proses produksi menahan debu, penyilangan, kombinasi garis horizontal dan vertikal, serta temperatur tinggi.

10. Screw Conveyor

Conveyor ini menggunakan sekrup dalam proses pengangkutan. Fungsinya sangat cocok digunakan untuk material serbuk, butiran dan biji-bijian. Selain itu, dapat pula dipakai dalam mengaduk dan mencampur bahan. Seperti penggunaan di pembuatan makanan instan kering atau basah.

Conveyor adalah beberapa jenis alat yang dapat digunakan untuk mempermudah bidang usaha dalam menyelesaikan pekerjaan. Pastinya lebih mudah dan efisien. Pilih dan sesuaikan dengan produk yang akan digunakan sebelum membeli.

Leave a Comment